Sejarah Gerakan ‘Aisyiyah: Perempuan Berkemajuan untuk Bangsa

Penulis: Web Master | Diterbitkan pada: 26 May 2026


arsip aisyiyah.co.id

‘Aisyiyah merupakan organisasi perempuan Muhammadiyah yang memiliki sejarah panjang dalam perjuangan pendidikan, dakwah, kesehatan, dan pemberdayaan perempuan. Organisasi ini lahir sebagai bagian dari gerakan pembaruan Islam yang dikembangkan KH Ahmad Dahlan dan Siti Walidah untuk memberikan ruang yang lebih luas bagi perempuan dalam memperoleh pendidikan dan berperan di tengah masyarakat.

Cikal bakal ‘Aisyiyah bermula dari perkumpulan Sapa Tresna yang berkembang sejak 1914 di Kauman, Yogyakarta. Perkumpulan ini menjadi ruang bagi perempuan untuk belajar agama, mendapatkan pendidikan, dan mengembangkan kemampuan sosial. KH Ahmad Dahlan bersama Siti Walidah turut mendorong para perempuan untuk memperoleh pendidikan, di tengah kondisi masyarakat saat itu yang masih membatasi akses pendidikan bagi perempuan.

Pada 19 Mei 1917 atau 27 Rajab 1335 H, secara resmi berdirilah ‘Aisyiyah. Nama ‘Aisyiyah diambil dari nama ‘Aisyah, istri Nabi Muhammad SAW, yang dikenal sebagai sosok cerdas, berilmu, dan memiliki peran penting dalam kehidupan umat Islam. Siti Bariyah dipercaya sebagai ketua pertama, sementara Siti Walidah atau Nyai Ahmad Dahlan menjadi salah satu tokoh penting dalam membimbing dan mengembangkan gerakan perempuan tersebut.

Dalam perjalanannya, ‘Aisyiyah berkembang menjadi gerakan perempuan yang aktif dalam berbagai bidang. ‘Aisyiyah mendirikan lembaga pendidikan, mengembangkan kegiatan dakwah, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, serta berbagai program sosial. Salah satu tonggak pentingnya adalah pendirian Taman Kanak-Kanak ‘Aisyiyah pada 1919 dan penerbitan Suara ‘Aisyiyah pada 1926 sebagai media informasi dan pencerahan bagi perempuan.

Kini, ‘Aisyiyah telah berkembang menjadi salah satu organisasi perempuan Muslim yang berpengaruh di Indonesia. Memasuki abad keduanya, ‘Aisyiyah terus membawa semangat Islam Berkemajuan melalui pendidikan, kesehatan, perlindungan perempuan dan anak, pemberdayaan masyarakat, serta penguatan keluarga. Dengan perjalanan lebih dari satu abad, ‘Aisyiyah menunjukkan bahwa perempuan memiliki peran penting dalam menghadirkan kemajuan, keadilan, dan kemaslahatan bagi masyarakat dan bangsa.

Referensi:
Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah – Profil dan Sejarah ‘Aisyiyah
Muhammadiyah – Sejarah Gerakan Perempuan Muhammadiyah dan Lahirnya ‘Aisyiyah